Kolaborasi Riset UNDIP–UPM Perkuat Inovasi Biomaterial dan Publikasi Internasional Bereputasi

Program Studi S1 Biologi, Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Diponegoro terus memperluas jejaring internasional melalui program Staff Development: Match Making Research Interest yang didanai skema World Class University (WCU)–EQUITY Program 2025. Kegiatan ini diinisiasi oleh dosen Biologi FSM UNDIP, Rizki Sandhi Titisari, S.Si., M.Si., sebagai langkah awal kolaborasi riset dengan Microalgae Biota Technology & Innovation Research Group (ALBIC) dan Sustainable Process Engineering Research Centre (SPERC), Universiti Putra Malaysia.

Program yang berlangsung pada 8–22 Desember 2025 di Selangor, Malaysia, ini dirancang sebagai forum pencocokan minat riset yang berorientasi pada luaran konkret. Kegiatan mencakup pemaparan profil riset, peninjauan fasilitas laboratorium, benchmarking standar operasional, serta diskusi intensif terkait research gap, metodologi, hingga aspek etika dan biosafety dalam kolaborasi internasional.

Sebagai hasil utama, tim peneliti menyusun research roadmap dan strategi luaran bersama, termasuk pembagian peran, pengelolaan data, serta target penelitian jangka menengah dan panjang. Topik kolaborasi difokuskan pada pengembangan biomaterial hayati laut untuk aplikasi biomedis, dengan rencana awal riset pemanfaatan kolagen laut dalam teknologi microneedle patch sebagai metode non-invasif perawatan anti-penuaan.

Selain itu, dilaksanakan pula manuscript sprint dan proposal sprint untuk menyiapkan artikel pada jurnal internasional bereputasi (Q1 terindeks Scopus) serta draf proposal riset kolaboratif berdurasi 18–24 bulan yang akan diajukan ke skema pendanaan nasional maupun internasional.

Ketua Program Studi Biologi FSM UNDIP, Prof. Sapto, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut karena dinilai memperkuat global exposure dan mendukung visi UNDIP sebagai universitas berbasis riset berkelas dunia. Senada dengan itu, Prof. Natrah Fatin dari UPM menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi fondasi penting bagi penguatan kemitraan riset internasional kedua institusi.

Melalui program ini, UNDIP dan UPM menargetkan terbangunnya kolaborasi jangka panjang yang berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan reputasi internasional dan kontribusi riset Indonesia di tingkat global.

Berita ini ditayangkan di kabarku.net