Tim Pengabdian Masyarakat Biologi UNDIP Kenalkan Pewarna Tekstil dari Bahan Alam kepada Dharma Wanita FSM untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

bio.fsm.undip.ac.id. Universitas Diponegoro (Undip) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui program bertajuk “Pengenalan Bahan Alam Tumbuhan sebagai Pewarna Tekstil bagi Dharma Wanita FSM Undip untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi” yang digelar pada Kamis (13/2).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Undip ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai potensi tumbuhan sebagai sumber pewarna tekstil alami yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.

Program ini diketuai oleh Muhammad Luqman Hakim, M.Si., dengan anggota tim dosen Dr. Nintya Setiari, M.Si., Dr. Endang Saptiningsih, M.Si., dan Dr. Yulita Nurchayati, M.Si. Pelaksanaan di lapangan juga didukung penuh oleh lima mahasiswa asisten dari Program Studi Biologi FSM UNDIP.

Ketua tim pengabdian, Muhammad Luqman Hakim, M.Si. menjelaskan bahwa pemanfaatan bahan alam sebagai pewarna tekstil memiliki prospek yang menjanjikan, terutama di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk berkelanjutan.

“Banyak tumbuhan di sekitar kita yang memiliki pigmen alami dan dapat dimanfaatkan sebagai pewarna tekstil. Selain ramah lingkungan, ini juga bisa menjadi peluang usaha yang potensial,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta yang merupakan anggota Dharma Wanita FSM Undip tidak hanya mendapatkan materi teori mengenai jenis-jenis tumbuhan penghasil warna alami, tetapi juga mengikuti demonstrasi proses ekstraksi pigmen dan praktik pewarnaan kain secara langsung.

Antusiasme peserta terlihat saat sesi praktik berlangsung. Mereka mencoba bahan alami seperti daun untuk menghasilkan warna yang beragam pada kain. Selain aspek teknis, tim pengabdian juga memberikan wawasan mengenai peluang pengembangan produk tekstil berbasis pewarna alami sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi perempuan.

Salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini membuka wawasan baru mengenai pemanfaatan bahan alam yang selama ini sering dianggap sederhana. “Ternyata bahan-bahan di sekitar rumah bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi. Kami jadi lebih percaya diri untuk mencoba membuat produk sendiri,” tuturnya. Peserta lainnya juga menyampaikan bahwa praktik langsung sangat membantu dalam memahami proses pewarnaan secara menyeluruh.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antaranggota Dharma Wanita FSM Undip melalui proses belajar yang interaktif dan kolaboratif. Diskusi yang berlangsung aktif menunjukkan bahwa peserta tidak hanya tertarik pada aspek kreativitas, tetapi juga serius mempertimbangkan peluang usaha yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Dharma Wanita FSM Undip dapat mengembangkan keterampilan baru yang tidak hanya bermanfaat secara kreatif, tetapi juga memiliki potensi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi keluarga maupun komunitas.

Kegiatan pengabdian ini menjadi salah satu bentuk komitmen Undip dalam mendukung inovasi berbasis sains yang berdampak langsung bagi masyarakat.